Transaksi Dagang di ASEAN Pakai Mata Uang Lokal Tak Diminati

This item was filled under [ Info bisnis ]

Kurs uang

Di tengah tren penguatan dolar Amerika Serikat (AS), eksportir dan importir tak lantas tertarik menggunakan mata uang lokal untuk bertransaksi. Padahal, Bank Indonesia (BI) terus memperbaharui kerja sama dengan bank sentral negara lain untuk mendorong penggunaan mata uang lokal, baik untuk transaksi dagang maupun investasi.

Ekonom dari Universitas Indonesia, Lana Soelistyoningsih berpendapat, minimnya penggunaan mata uang lokal untuk transaksi dagang internasional lantaran kurangnya sosialisasi dari bank sentral masing-masing negara. Padahal, bila transaksi tersebut dilakukan, bisa membantu mengurangi kebutuhan dolar AS di dalam negeri. Ujung-ujungnya, mengurangi tekanan terhadap mata uang lokal.

“Harus diintensifkan sosialisasi baik ke perbankan maupun pelaku usaha, ” kata Lana kepada Katadata, Rabu (28/12). Sosialisasi tersebut diperlukan agar pelaku usaha dan perbankan tak ragu dalam menggunakan mata uang lokal. (Baca juga: Dolar Perkasa, Tiga Negara ASEAN Sepakat Pakai Mata Uang Lokal)

Lana menjelaskan, dalam transaksi ekspor minyak …

Selengkapnya : Transaksi Dagang di ASEAN Pakai Mata Uang Lokal Tak Diminati