Tawaran Tak Menarik, Investor Migas Kabur ke Vietnam

This item was filled under [ Info bisnis ]

Pengeboran minyak lepas pantai.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui investasi minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia kurang menarik. Hal ini terlihat dari tidak lakunya penawaran delapan wilayah kerja migas melalui proses lelang langsung dan reguler sepanjang tahun lalu.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM I.G.N. Wiratmaja Puja mengatakan, penyebabnya bukan hanya harga minyak yang rendah saat ini. Penyebab sepinya peminat lelang adalah syarat dan ketentuan yang ditawarkan pemerintah dianggap oleh para kontraktor migas kurang memenuhi nilai keekonomian lapangan. (Baca: Setahun Terakhir, Pemerintah Gagal Gaet Investor Garap Blok Migas)

“Lelang yang tidak laku menunjukkan Indonesia kurang atraktif bagi investor.  Banyak investor yang sudah beralih ke tempat-tempat lain, seperti Vietnam, ” kata Wiratmaja seperti dikutip dari situs Direktorat Jenderal Migas.

Untuk itu, pemerintah siap membuka diri dan memperbaiki beberapa kebijakan agar investasi migas kembali menarik. Kebijakan membuka diri tersebut, lantara lain memberikan insentif bagi kegiatan usaha migas.

Selengkapnya : Tawaran Tak Menarik, Investor Migas Kabur ke Vietnam