Setelah Holding Terbentuk, Pemerintah Tetap Punya Saham PGN

This item was filled under [ Info bisnis ]

BUMN

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan tidak semua saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk., diserahkan kepada PT Pertamina (Persero). Dengan begitu, pemerintah masih bisa mengendalikan PGN setelah menjadi anak usaha Pertamina.

Deputi Bidang Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah mengatakan pemerintah masih akan menyisakan satu saham di PGN. Meski hanya akan memiliki satu saham, sudah cukup memberikan wewenang kepada pemerintah untuk mengambil keputusan strategis.

“Masih ada saham merah-putih yang kami pegang. Jadi strategic planning (rencana strategis), Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), direksi, masih dipegang oleh Negara, ” kata Edwin saat ditemui di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Senin (20/6). (Baca: Tanpa Izin Dewan, DPR Anggap Pembentukan Holding Cacat Hukum)

Seperti diketahui, pemerintah akan menjadikan Pertamina sebagai holding BUMN energi. Rencananya anak usaha Pertamina, PT Pertamina Gas (Pertagas) akan diakuisisi oleh PGN. Kemudian PGN akan diakuisisi oleh Pertamina dengan mengalihkan saham …

Selengkapnya : Setelah Holding Terbentuk, Pemerintah Tetap Punya Saham PGN