PLN Cari Utang untuk Tutupi Kekurangan Subsidi

This item was filled under [ Info bisnis ]

PLN

Dewan Perwakilan Rakyat menolak menambahan subsidi listrik dari Rp 38, 39 triliun menjadi Rp 57, 18 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan 2016. Karena itu, PT Perusahaan Listrik Negara akan berutang untuk menutupi kekurangan subsidi tadi.

Sebab, tidak disetujuinya penambahan bantuan dana dari pemerintah, PLN mengklaim akan merugi cukup besar. Apalagi, DPR meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk menunda pencabutan subsidi pelanggan listrik rumah tangga 900 VA sebanyak 18 juta pelanggan dari 22 juta konsumen.

Penundaan pencabutan dan ditolaknya penambahan subsidi ini mengakibatkan PLN kekurangan anggaran. Mengacu pada perhitungan Kementerian Energi, bila kedua program ini benar-benar tidak dilakukan, akan terjadi defisit Rp 25, 35 triliun yang ditanggung PLN. (Baca: Tambah Anggaran Ditolak, Pemerintah Harus Cabut Subsidi Listrik).

“Ya harus mencari pinjaman, ” kata  Direktur utama PLN Sofyan Basir saat ditemui di Senayan, Jakarta, Senin, 20 Juni 2016.  Dia yakin pencarian utang …

Selengkapnya : PLN Cari Utang untuk Tutupi Kekurangan Subsidi