Pengusaha Optimistis Industri Konstruksi Melejit Akibat Tax Amnesty

This item was filled under [ Info bisnis ]

Konstruksi

 

Pengusaha konstruksi menytakan kehadiran Undang-Undang Pengampunan Pajak akan melipatgandakan nilai pasar konstruksi pada tahun depan. Hal ini lantaran kebijakan tax amnesty ini akan mengalirkan banjir likuiditas ke beberapa sektor konstruksi seperti infrastruktur dan properti.

Sekretaris Jenderal Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia Andi Rukman Garumpa mengatakan penarikan dana ke dalam negeri atau repatriasi secara langsung akan membuat sektor riil bergairah. “Sekarang nilai pasarnya Rp 1.000 triliun. Kalau tax amnesty sukses bisa mencapai Rp 2.000 triliun tahun depan, ” kata Rukman dalam keterangan resminya, Rabu, 20 Juli 2017. 

Dia memperkirakan dengan peningkatan itu akan ada tambahan permintaan material seperti besi, beton, dan bahan bangunan lainnya. Data Gapensi menyebutkan sektor konstruksi Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara dengan porsi 60 hingga 70 persen. Sementara di tingkat Asia, sektor konstruksi Indonesia berada di peringkat empat setelah Cina, Jepang, serta India. (Baca: Repatriasi Buka Peluang Industri Atasi Minimnya …

Selengkapnya : Pengusaha Optimistis Industri Konstruksi Melejit Akibat Tax Amnesty