Pasar Labil, Pemerintah Tersandera Ijon Utang Rp 40 Triliun

This item was filled under [ Info bisnis ]

Rupiah

Pemerintah tetap harus mencari utang lebih awal (pre-funding) dengan menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) meski kondisi pasar obligasi tengah bergejolak. Tujuannya untuk memenuhi anggaran belanja di Januari 2017. Sebab, pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa tersendat jika langkah itu tak diambil pemerintah.

Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih mengatakan, pemerintah tidak punya pilihan lain kecuali pre-funding, meski kupon SBN pasti naik. “Kalau tidak dari mana bayar bayar untuk Januari, ” kata Lana kepada Katadata, Jumat (11/11). (Baca juga: Pemegang Obligasi Panik, Rupiah Anjlok ke 13.800 per Dolar)

Sebagai informasi, pemerintah berencana menerbitkan SBN senilai Rp 40 triliunan di akhir tahun ini untuk membiayai kebutuhan belanja sepanjang Januari 2017. Saat ini, pemerintah masih mengkaji opsi penerbitan SBN tersebut, yaitu di pasar domestik atau di pasar global.

Lana usul, pemerintah menerbitkan SBN di pasar global saja daripada di pasar domestik. Sebab, surat …

Selengkapnya : Pasar Labil, Pemerintah Tersandera Ijon Utang Rp 40 Triliun