Luhut Peringatkan Freeport Agar Tak Mendesak Perpanjangan Kontrak

This item was filled under [ Info bisnis ]

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut B. Panjaitan

Pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian mineral atau smelter milik PT Freeport Indonesia belum memperlihatkan kemajuan berarti. Padahal, pemerintah menargetkan pembangunan smelter tersebut dimulai pada pertengahan tahun ini dan rampung pengerjaannya pada 2017.

Dalam beberapa kesempatan, perusahaan tambang asal Amerika Serikat ini meminta kejelasan terkait perpanjangan kontrak pertambangan di Papua. Kepastian perpanjangan ladang galian terbesar di Indonesia itu untuk menentukan investasi ke depan. (Baca: Menteri ESDM Akan Jamin Kepastian Hukum Bagi Freeport).

Menaggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mendorong perusahaan pertambangan untuk membangunan smelter sesuai Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara. Hal itu pun berlaku bagi Freeoprt.

Menurutnya, kepastian perpanjangan kontrak Freeport menjadi persoalan sendiri. Namun Luhut menegaskan tidak akan mempercepat pembuatan kontrak baru. Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2014, proses renegosiasi perpanjangan kontrak pertambangan hanya bisa dilakukan dua tahun sebelum kontrak berakhir, yakni pada 2019.

Jadi, …

Selengkapnya : Luhut Peringatkan Freeport Agar Tak Mendesak Perpanjangan Kontrak