Jonan Minta Amendemen Kontrak Tambang Selesai Akhir Tahun

This item was filled under [ Info bisnis ]

tambang-batubara.jpg

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ingin mempercepat amendemen kontrak karya (KK) tambang dan perjanjian karya pengusaha pertambangan batubara (PKP2B) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Tujuannya untuk memberikan kepastian dalam berusaha. 

Saat mengunjungi Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), Menteri ESDM Ignasius Jonan meminta amendemen kontrak tambang segera diselesaikan. “Kalau bisa akhir tahun atau tahun depan (selesai), ” kata dia, Kamis (27/10). (Baca: Tiga Pertimbangan Pemerintah Sebelum Buka Keran Ekspor Mineral)

Hingga kini, terdapat 34 perusahaan pemegang KK dan 73 perusahaan yang menjadi pemegang PKP2B. Dari jumlah tersebut, baru sembilan perusahaan pemegang KK dan 22 perusahaan pemegang PKP2B yang sudah menandatangani amendemen kontrak atau perjanjiannya.

Untuk mempercepat proses pembahasan amendemen kontrak, Menteri ESDM bahkan mengusulkan pembentukan tim khusus. “Bisnis itu masalah timing. Itu dipercepat tujuannya supaya kemudahan berbisnis ada, ” katanya.

Pembahasan renegosiasi amendemen kontrak mencakup enam poin, yakni wilayah kerja, perpanjangan kontrak, penerimaan royalti, pengolahan dan pemurnian di dalam …

Selengkapnya : Jonan Minta Amendemen Kontrak Tambang Selesai Akhir Tahun