Insentif Proyek Masela, Inpex Minta Porsi Bagi Hasil 50-60 Persen

This item was filled under [ Info bisnis ]

Blok Masela

Pemerintah melalui Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) tengah membahas permintaan insentif pengembangan Blok Masela yang diajukan oleh Inpex Corporation. Salah satunya terkait permintaan porsi bagi hasil yang lebih besar daripada porsi untuk negara.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Katadata, ada empat poin utama insentif yang diminta oleh Inpex lantaran pemerintah memutuskan pengembangan Blok Masela dengan skema kilang di darat (OLNG). Dengan insentif tersebut, perusahaan asal Jepang itu bisa mencapai tingkat pengembalian investasi (IRR) minimal 12 persen atau sesuai target perusahaan sebesar 15 persen.

Pertama, kepastian perpanjangan kontrak pengelolaan Blok Masela selama 30 tahun, yang semestinya berakhir tahun 2028 menjadi 2058. Alasannya, Inpex baru akan mengajukan revisi rencana pengembangan atau Plan of Development (PoD) Masela setelah 2019. Alhasil, keputusan final investasi baru dilakukan 2025 atau tiga tahun sebelum masa kontraknya habis.

(Baca: Jalankan Putusan Jokowi, Inpex Ajukan 3 Permintaan Blok Masela)

Padahal, jika mengacu …

Selengkapnya : Insentif Proyek Masela, Inpex Minta Porsi Bagi Hasil 50-60 Persen