Industri Properti Menunggu Kepastian Tax Amnesty

This item was filled under [ Info bisnis ]

Properti

Penjualan properti, seperti rumah, pada kuartal pertama 2016 tak begitu menggembirakan. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia (REI) Eddy Hussy, sepanjang triwulan satu kemarin, rata-rata penjualan properti oleh pengembang menurun sekitar 30 persen.

Salah satu faktornya yaitu banyak konsumen terutama kelas menengah  yang menunggu Rancangan Undang-Undang Pengampunan Pajak atau tax amnesty disahkan. Selain itu, masyarakat masih menyimpan uangnya untuk persiapan memasuki bulan puasa dan lebaran pada kuartal dua dan tiga nanti.

“Tidak semua terhambat daya belinya tapi banyak juga yang menahan dan menunggu. Mungkin tax amnesty yang ditunggu, ” kata Eddy usai rapat koordinasi di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu malam, 25, Mei 2016. (Baca: Geliat E-commerce Akan Gairahkan Industri Properti).

Karena itu, dia menyambut baik rencana Bank Indonesia untuk melonggarkan aturan uang muka properti atau loan to value (LTV). Kebijakan ini diperkirakan dapat memacu pembelian rumah di saat perekonomian sedang lesu. Namum dia berharap pelonggaran …

Selengkapnya : Industri Properti Menunggu Kepastian Tax Amnesty