Harga On Board Unit Dinilai Masih Mahal

This item was filled under [ Mana Suka ]

Berkembangnya teknologi On Board Unit (OBU) menjadikan pengemudi tak perlu lagi membuka kaca jendela saat membayar tol. Namun, meski dinilai efektif dalam mengurangi antrian, teknologi OBU masih terbilang cukup mahal.

Dilansir dari Kompas.com, menurut Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Saputra,  harga OBU diharapkan bisa lebih rendah.

“Kalau tadi teman-teman bilang masih Rp 200 ribu tapi saya berharap harus lebih rendah lagi kalau skala ekonominya besar,” ujarnya.

Saat ini masih akan dilakukan pengujian terhadap dua jenis teknologi OBU yaitu Dedicated Short Range Communication (DSRC) dan Radio Frequency Identification (RFID).

“Kita lihat uji coba ini sebulan ini. Karena teknologinya tidak perlu Prove of Concept (POC) lagi. Karena POC sudah dikerjakan di negara lain,” tutup Herry.