Harga Komoditas Naik, Neraca Dagang September Diramal Surplus

This item was filled under [ Info bisnis ]

Peti Kemas Ekspor | KATADATA

Bank Indonesia (BI) memprediksi surplus neraca perdagangan pada September melonjak menjadi US$ 1 miliar. Jika proyeksi itu terbukti, surplus neraca dagang naik lebih dari tiga kali lipat dibanding posisi Agustus yang sebesar US$ 293, 6 juta.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung mengatakan besarnya surplus lantaran harga beberapa komoditas mulai meningkat. Kenaikan harga terbesar terjadi pada batu bara, lalu diikuti minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO), dan timah. Kenaikan harga ini membantu peningkatan nilai ekspor saat permintaan masih rendah, bahkan cenderung stagnan.

Kenaikan harga batu bara dipicu oleh rendahnya produksi. Di Cina, misalnya, produksi batu bara tahun ini sangat rendah. Begitu pun di Indonesia, produksinya relatif lemah lantaran musim hujan. “Kami perkirakan harga komoditas tahun ini sudah kembali positif, ” kata Juda kepada Katadata, akhir pekan lalu. (Baca juga: Peluang Ekspor Kayu Ringan Indonesia Makin Besar ke Eropa).

Meningkatnya surplus neraca dagang akan mendorong proyeksi yang lebih positif …

Selengkapnya : Harga Komoditas Naik, Neraca Dagang September Diramal Surplus