Gara-Gara Harga Minyak, Investasi Kilang Tangguh Ikut Menyusut

This item was filled under [ Info bisnis ]

Blok Tangguh

Rendahnya harga minyak dunia saat ini memberi keuntungan bagi BP Indonesia dalam mengerjakan proyek Kilang Gas Tangguh. Nilai investasi megaproyek di Papua ini ikut menyusut sekitar 16-33 persen.

Country Head BP Indonesia Dharmawan Samsu mengatakan tahun lalu nilai investasi proyek ini mencapai US$ 12 miliar atau sekitar Rp 162 triliun. Namun karena harga minyak sedang rendah, dia memprediksi nilai investasinya ikut turun hingga menjadi US$ 8-10 miliar.

Penurunan harga minyak membuat banyak perusahaan migas menunda investasinya. Hal ini berdampak pada berkurangnya proyek migas yang menjadi lahan industri penunjang migas. Agar bisnis industri ini bisa tetap berjalan, Industri penunjang migas menurunkan harganya. (Baca: Jasa Penunjang Migas Lesu Akibat Harga Minyak Rendah)

Penyusutan nilai investasi ini tidak berpengaruh pada proyek kilang train III yang akan dibangun. Kapasitas produksi kilang ini tetap berdasarkan rencana awal, yakni sebesar 3, 8 juta ton per tahun. Alokasi gas alam cair yang akan dihasilkan dari kilang ini …

Selengkapnya : Gara-Gara Harga Minyak, Investasi Kilang Tangguh Ikut Menyusut