Defisit Membengkak, Pemerintah Bersiap Tambah Utang

This item was filled under [ Info bisnis ]

Rupiah

Pemerintah tengah bersiap menambah pinjaman untuk mengantisipasi pembengkakan defisit anggaran hingga 2, 5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Penyebabnya, penerimaan negara belum mampu menutup kebutuhan belanja prioritas meskipun pemerintah telah memotong anggaran sebesar Rp 133, 7 triliun.

Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan menjelaskan, defisit anggaran membengkak karena pemerintah masih ekspansif untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Ketimbang memperbesar pemotongan belanja yang dapat mengerem laju pertumbuhan ekonomi, Kementerian Keuangan memilih menambah pinjaman untuk menutup defisit anggaran.

“Apalagi ekonomi sedang slowdown, kalau pemerintah tidak mengeluarkan pengeluaran, pertumbuhannya makin merosot ke bawah, ” kata Robert di Jakarta, Senin (29/8).

Selain dari belanja konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi Indonesia memang bertumpu pada belanja pemerintah. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa mencapai 5, 2 persen. Namun, laju pertumbuhan ekonomi hingga semester I-2016 masih 5, 04 persen. (Baca: Utang Swasta Turun, Ekonomi Bertumpu dari Utang Pemerintah)

Robert belum dapat menyebutkan tambahan utang …

Selengkapnya : Defisit Membengkak, Pemerintah Bersiap Tambah Utang