BI Ancam Tutup 612 Money Changer Tak Berizin

This item was filled under [ Info bisnis ]

Dolar

Bank Indonesia (BI) menemukan ada 612 kegiatan usaha penukaran valuta asing (KUPVA) alias money changer tak berizin. BI mengancam akan menutup money changer tersebut jika tak segera mengurus perizinan hingga 7 April mendatang. Sebab, BI tak ingin money changer yang dimaksud dipakai untuk transaksi terkait kejahatan.

Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Evi Vimaladewi Penggabean menjelaskan, money changer tak berizin rentan digunakan pelaku kejahatan untuk transaksi perdagangan manusia, narkotika, pendanaan terorisme, ataupun tindak pidana pencucian uang (TPPU). Maka itu, BI gencar mengimbau pengusaha money changer untuk mengurus izin agar BI bisa mengawasi transaksinya.

“Ada tujuh atau sekitar 10—kalau dihitung dengan money changer berupa toko—yang ditangkap karena tersangkut TPPU, narkotika, dan sebagainya. Itu masih kami kaji, karena jumlahnya bisa naik, ” kata Eni di Jakarta, Senin (30/1). (Baca juga: Kendalikan Kurs, BI Keluarkan Aturan Wajib Transaksi Rupiah)

Menurut catatan Eni, money changer tak berizin terbanyak berada di Lhokseumawe, Bali, Kalimantan Timur, Kediri, serta Jakarta, Bogor, …

Selengkapnya : BI Ancam Tutup 612 Money Changer Tak Berizin