Bank di Singapura Rayu WNI Agar Tak Repatriasi

This item was filled under [ Info bisnis ]

rupiah dolar arief.jpg

Sejumlah bank di Singapura menyodorkan tawaran kepada nasabah asal Indonesia agar tidak memulangkan aset ke tanah air. Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menduganya sebagai kebijakan pemerintah Singapura yang dijalankan secara private atau person to person.

Prastowo menjelaskan upaya bank-bank tersebut untuk menahan dana nasabah dari Indonesia. “WNI dirayu untuk tidak repatriasi dengan tarif tebusan dua persen, ” kata Prastowo kepada Katadata, Minggu, 17 Juli 2016. (Baca: Tiga Skenario Pemerintah jika Tax Amnesty Gagal).

Sebagai imbalannya, nasabah cukup melakukan deklarasi aset dengan tarif tebusan empat persen dan uang mereka tetap berada di bank Singapura. Sementara itu, bank-bank di sana bersedia membayar selisih dua persen tersebut. Prastowo menyatakan opsi ini lebih menguntungkan bank Singapura dengan aset nasabah tetap dipertahankan di sana.

Repatriasi merupakan upaya menarik kekayaan warga Indonesia di luar negeri ke Tanah Air. Ini merupakan bagian dari kebijakan pengampunan pajak yang akan dijalankan hingga kuartal pertama 2017. …

Selengkapnya : Bank di Singapura Rayu WNI Agar Tak Repatriasi