Banjir Dana Asing, Cadangan Devisa Bertambah Rp 21 Triliun

This item was filled under [ Info bisnis ]

Dolar

Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli lalu mencapai US$ 111, 4 miliar. Jumlahnya meningkat US$ 1, 6 miliar atau sekitar Rp 21 triliun dari bulan sebelumnya yang sebesar US$ 109, 8 miliar. Peningkatan tersebut di tengah membanjirnya dana asing yang masuk ke dalam negeri sepanjang Juli lalu.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Arbonas Hutabarat mengatakan, peningkatan cadangan devisa itu berasal dari penerimaan pajak dan devisa minyak dan gas bumi (migas) pemerintah. Selain itu, hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas. Jumlahnya melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo.

Selain penerimaan valuta asing (valas) yang meningkat, kenaikan cadangan devisa terbantu oleh penguatan rupiah. Alhasil, BI tidak perlu menguras cadangan devisanya untuk melakukan intervensi.

(Baca: Defisit Lebih 3 Persen, Chatib Basri Khawatir Dana Asing Kabur)

Cadangan devisa per akhir Juli sebesar US$ 111, 4 miliar itu cukup untuk membiayai 8, 5 bulan impor atau 8, 2 …

Selengkapnya : Banjir Dana Asing, Cadangan Devisa Bertambah Rp 21 Triliun