Antara Aku…. Kau….. dan Dia….

This item was filled under [ Harmoni ]

Saya pingin curhat aja….tapi kalau ada yang mau nanggapin, tulis di komentar ya ///// please deh….

jadi don”t be hurt by differences of opinion dan jangan baper….hehehe

Fenomena Ahok dipenjarakan setelah apa yang dia lakukan untuk Jakarta itu cuma gunung es kelakuan kita yang tidak senang dengan orang yang disiplin dan kerja keras dan terbaru yang masih hangat, seorang gadis yang peka dan terbuka hatinya terhadap keadaan yang terjadi di depan mata kita dan menjadi ramai di media sosial dikabarkan menjiplak tulisan atau yang lebih ngeri lagi dikatakann plagiat.

Plagiat itu apa sih …padahal bukan skripsi, bukan lagu bukan karya ilmiah bukan pula produk yang dipatenkan…. jadi selow ae lah

Aneh…….padahal tidak sedikit yang melakukan hal yang sama wkwkwkw…. padahal mungkin ini hanya sebuah kebetulan saja karena tulisannya menjadi viral pada timing yang tepat dimana banyak orang mulai menyadari dan terbuka hatinya akan keadaan yang sedang terjadi …. Jangan pikir ini sebuah konspirasi politik……

Jangan jangan Ini memang kecenderungan kita sehari-hari….hohohoho..

Perhatikan sikap kita sendiri di kantor. Kalau ada karyawan yang rajin, sering dipuji atasan, apa yang cenderung kita lakukan? Kita menganggap dia penjilat. Kita lebih senang jika performa sesama karyawan seragam, tidak terlalu menonjol, tapi bisa diajak ngopi bareng, ngerokok bareng, cekakak cekikik dan have fun sama-sama.

Ingatkah sikap kita saat sekolah dulu. Kalau ada anak rajin, juara kelas, disayang guru,…. apa yang kita lakukan? Kita gosipin dia anaknya ga asik, di belakang digosipin nyontek dikasih bocoran sama guru….deeeeh segala rupa cara untuk menjatuhkan mentalnya.

Begitu juga pergaulan sesama tetangga, saat kita lihat si fulan agak bahagia dan lebih baik penghidupannya, kita gosipin dia korupsi. Punya simpanan,pilahara pesugihan dan macam macamlah. Padahal kita tidak tahu apa yang sudah dia lewati untuk mendapat itu semua.

Semuanya kita mulai dari lingkaran kehidupan kita sendiri. Tertanam di benak sebagian kita, bahwa kalau ada orang bisa bekerja segitu baiknya, pasti ada kesalahan yang dia lakukan yang mesti dicari-cari. Padahal di sisi lain dia menikmati kerja keras orang tersebut.

Ahok dipidana, sudah tidak bisa kita batalkan lagi. Palu hakim sudah diketuk. Afi Nihaya Faradisa, sudah terlanjur syock,,,,walaupun dalam posting status terbarunya gadis ini sudah bangkit kembali.

Tapi kita bisa menghentikan ini semua mulai dari diri sendiri. Mulai dari apa yang kita lakukan sehari-hari.

Dengan peristiwa ini mungkin kita bisa menarik kesimpulan untuk dapat menjadi renungan kita……..berhenti menggebuki orang yang sudah bekerja keras. Hilangkan rasa iri yang hinggap kalau melihat performa orang lain lebih baik. Jangan memusuhi orang hanya karena ia tidak bisa bicara di frekuensi yang sama dengan kita, tidak mau ikut kerumunan yang sama dengan kita, atau tidak setuju dengan pemikiran-pemikiran kita.

Marilah kita rayakan perbedaan karena Bhineka Tunggal Ika,  dan berhenti memusuhi orang hanya karena dia punya nilai kebaikan didalam hatinya kan mending kita bisa Tut Wuri Handayani

Salam damai….Saya Indonesia & Saya Pancasila

Leave a Comment