Analisa 7 Masalah Kegagalan dalam Bisnis

Sahabat yang baik hati…Kalau sebelumnya Anda telah membaca Resep Ampuh saya, kali ini saya ingin berbagi inspirasi kepada Anda…

bannerbaru Anda pasti sering mendengar banyak kisah sukses di dunia bisnis internet, dimana seorang yang asalnya betul-betul bangkrut kemudian dalam waktu yang sangat singkat dalam hitungan bulan tiba-tiba menjadi "super star" dan menghasilkan sebuah kisah sukses dengan penghasilan hingga puluhan atau bahkan ratusan juta perbulan.

Kisah-kisah sukses itu bukanlah sekedar Legenda atau khayalan dan mimpi.
Kemudian Anda didepan cermin melihat "seorang" yang sudah tahunan menggeluti bisnis dan status keuangan "orang tersebut" tidak lebih baik dari sewaktu pertama kali memulainya. Ya, orang tersebut adalah Anda sendiri.

Tanyakanlah……Mengapa Anda GAGAL ?  (Jadi gila kalau tidak tahan…deh)

Jangan menjadi pecudang, apabila Anda belum mencapainya karena menurut hemat saya…hampir dapat dipastikan bahwa Anda telah melakukan Kesalahan Terbesar di Awal Karir bisnis online Anda.
Mari kita koreksi kesalahan-kesalahan itu

1. Anda menganggap Bisnis Online sebagai bisnis yang tidak perlu kerja keras.

Apakah Bisnis online adalah sebuah bisnis yang konsepnya sangat sederhana? Ya.                                                                      

Apakah cukup bekerja seadanya untuk mencapai sukses di dunia bisnis internet ?     Tidak ! 
Sebagian besar pelaku bisnis beranggapan bahwa mereka dapat bergabung dengan bisnis ini dan beberapa bulan kemudian mereka telah mendapatkan bonus puluhan juta perbulan tanpa bekerja keras.

Hal tersebut sama sekali tidak benar.

Seorang teman yang kini bonusnya sudah mencapai ratusan juta  perbulan mengatakan: "Sukses saya memang adalah suatu berkah, tapi bukanlah suatu kebetulan. Saya telah merencanakannya dan mengerjakan apapun untuk mencapainya.
Anda harus bekerja keras dan cerdas dengan system yang ada dan penghasilan Anda bisa mencapai puluhan bahkan ratusan kali."

Jadi Anda harus menyadari bahwa bisnis online adalah suatu bisnis yang harus Anda kerjakan dengan penuh komitmen.

Bedanya dengan pekerjaan konvensional adalah siapapun dapat bergabung dan Anda diberikan kebebasan untuk menentukan sendiri seberapa tinggi sukses  yang Anda inginkan bahkan Anda tidak perlu repot memulainya sendiri, sebab bisnis seperti ini sudah menyediakan semua system manajemen, produk, perhitungan bonus, dan training dengan system otomatis.

Dalam sebuah kasus, meskipun ada system spillover dimana Anda bisa mendapat downline gratis, Anda harus tahu dan waspada karena bukanlah system itu bukan satu-satunya yang menjamin kesuksesan Anda. System spillover ini hanya mempermudah namun tidak menjamin.

Hanya Kerja keras dan Strategi yang mampu menjamin kesuksesan Anda…!

2. Anda tidak memiliki target yang jelas!

Kenapa Anda bergabung dengan bisnis online ?

Apa yang Anda inginkan?

Berapa penghasilan yang ingin Anda hasilkan?

Ingat, Anda harus mempunyai target yang jelas untuk sukses dalam suatu bisnis. Cukup masuk akal bukan? Anda harus tahu berapa bonus yang ingin Anda dapatkan 6 bulan, 1-2 tahun yang akan datang dan seterusnya.

Apa yang akan Anda lakukan dengan penghasilan tersebut: membeli BMW 325i baru warnah merah?
Mengajak keluarga berwisata? atau… Membeli Rumah Baru ?

Sayangnya 95% orang tidak memiliki target yang jelas ! 
Karena umumnya orang takut untuk membuat suatu target. Mereka takut Bagaimana kalau tidak tercapai?  Itu sebabnya mereka tidak puas dengan hidup mereka, mereka tidak merasa telah mencapai sesuatu yang dapat mereka banggakan.

Sekarang mari kita analisa…………

Seandainya Anda menetapkan suatu target dan memang tidak tercapai, apakah kesehatan Anda terganggu?

Apakah orang-orang yang Anda cintai tiba-tiba meninggalkan Anda?

Sebut saja Solihin, adalah seorang member salah satu bisnis online yang bekerja sebagai pegawai lapangan disebuah perusahaan mainan mengatakan kepada semua temannya bahwa 7 bulan kemudian dia akan dapat membeli sebuah sedan baru. Bahkan dia memberikan deskripsi yang jelas tentang warna, jenisnya dan harganya. Teman-temannya tertawa dan mencemooh sewaktu mendengarkan "komitmen" tersebut.

Dan mereka tertawa lebih terbahak-bahak lagi sewaktu akhirnya Solihin mendapatkan "komitmennya itu” 7 bulan lewat 12 hari. "Ha..ha..ha..kamu terlambat kan mendapatkan mobil ini " olok mereka.

Dengan tersenyum, Solihin menjawab: "Memang saya terlambat hampir 12 hari dari target saya, tapi paling tidak sekarang saya punya mobil baru. Jauh lebih baik dari 7 bulan yang lalu dimana saya harus naik bis ke tempat kerja. Bagaimana dengan kalian sendiri?
Kalian memang tidak terlambat mencapai target apapun karena kalian TIDAK memiliki target apapun. Sampaikan salam saya untuk kondektur bis yang biasa kita jumpai setiap pagi."

3. Anda tidak memiliki dana operasional yang memadai.

Apakah berarti bisnis online adalah bisnis yang mahal untuk memulainya? Tentu saja tidak.

Coba bandingkan dengan bisnis konvesional lainnya. Untuk memulai berjualan bakso saja misalnya, Anda pasti butuh sekitar Rp. 5.000.000,- untuk membeli gerobak dorong, kompor, bahan pokok, dan lain-lain.
Dan berapa lama kira-kira Anda bisa mengembalikan modal tersebut?

Memang, Anda sebaiknya memulai bisnis online tidak dengan modal kosong. Paling tidak Anda harus memiliki penghasilan yang lain untuk menghidupi kebutuhan minimal Anda sehari-hari entah dengan bekerja atau bisnis yang lainnya. Jangan sampai Anda menghabiskan tabungan Anda untuk mengerjakan bisnis online yang mungkin baru membuahkan penghasilan 3 bulan atau 6 bulan berikutnya.

4. Anda tidak mempunyai Mentor yang patut ditiru.

Walaupun banyak cara untuk mencapai sukses, tapi alangkah bagusnya apabila ada yang mengajarkannya kepada Anda sehingga Anda tidak perlu susah-susah untuk menemukannya sendiri.

Seorang pakar pengembangan kepribadian ternama didunia Anthony Robbins mengatakan "Buat apa susah-susah mencari jalan, karena sudah banyak orang lain yang melakukannya. Anda tinggal melakukan hal yang sama  yang mereka lakukan, maka Anda akan mendapatkan hasil yang sama pula." Cobalah Anda mulai dari seperti yang saya lakukan saat ini.

5. Anda terjebak dalam System Reseller yang salah

Tidak sedikit orang yang mengalami hal ini, bahkan mereka akhirnya putus asa, lebih parahnya lagi menjadi antipati dan menutup diri dengan bisnis ini dan menganggapnya penipuan belaka… Cukup masuk akal jika mereka berbuat begitu, karena seperti Anda mungkin pernah merasakan dan mengalami betapa sulitnya mensponsori seorang dowline ke Bisnis Anda. Itu sebabnya begitu mendapatkan beberapa dowline, Anda sedemikian khawatir kehilangan mereka. Ini adalah hal yang wajar karena Anda sudah capai-capai prospek, berpromosi dengan biaya Anda sendiri, segala cara Anda lakukan untuk mendapatkan prospek tetapi kemudian tanpa sepengetahuan kita prospek tersebut bergabung dengan sponsor yang berbeda.

Singkatnya Anda hanya dijadikan tenaga promosi tanpa diperhatikan kesejahteraannya. Tentu Anda tidak mau dan kecewa bukan? Bahkan mungkin Anda dengan perasaan jengkel meninggalkan bisnis Anda ini dan tidak termotivasi lagi untuk melanjutkan bisnis Anda karena selalu gagal menjual.

Berdasarkan pengalaman saya, bahwa seharusnya setiap member adalah sponsor tetap dari seorang prospek artinya ketika kita MEMILIKI calon downline adalah calon downline abadi sehingga jika suatu saat calon ini bergabung maka system harus menempatkannya menjadi downline dari sponsor yang pertama kali menerima calon prospek ini.

Sayangnya kebanyakan bisnis online tidak memberikan hal ini kepada setiap resellernya, sehingga membuat kecewa para membernya yang sudah bersusah payah promosi. Banyak Para pemilik bisnis online kebanyakan hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa memperhatikan kesejahteraan resellernya.

Buat apa janji muluk-muluk, tetapi hasilnya tidak kunjung datang. Seharusnya  justru memberikan semangat agar member/reseller lebih sukses dengan mendapatkan penghasilan sesuai usahanya.

6. Anda tidak mempunyai komitmen.

Mungkin Anda sering mendengar seorang  mengerjakan lebih dari 1 bisnis online dengan produk yang berbeda dan pangsa pasar yang berbeda.
……Pendapat saya “Seharusnya orang ini membuka supermarket untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasarnya yang berbeda.”

Kenapa Seorang dengan lebih dari 1 bisnis online gagal dalam bisnis ini ?

Bisnis online adalah bisnis duplikasi, jadi Anda akan menduplikasikan etika dan cara kerja Anda kepada organisasi Anda hal yang baik maupun hal yang buruk. Bayangkan, bila Anda mengerjakan Bisnis A dan Bisnis B, maka downline Anda dari Bisnis A akan  mengerjakan Bisnis B dan Bisnis C. Kemudian downlinenya lagi akan mengerjakan Bisnis C dan Bisnis D.
Maka akhirnya Anda tidak memiliki organisasi yang berjalan sesuai dengan sistem.

"Saya akan komit ke satu bisnis online kalau bonusnya sudah besar." Begitu kira-kira alasan banyak orang.
Tapi pernahkah kita berpikir  Bonus teman saya besar karena selama ini komit hanya di satu bisnis online.

Sebuah contoh dari 100 penghasil terbesar bisnis jejaring yang pernah dipublikasikan di sebuah Majalah, tidak seorangpun dari mereka yang mengerjakan lebih dari 1, HANYA konsentrasi pada satu bisnis jejaring.

Saya  memiliki seorang teman namanya Alwi,  dulu dia sukses (menurut ukuran saya pada waktu itu) dalam satu bisnis jejaring yang menjual susu kesehatan, dia bisa membeli mobil corona warna silver hanya dari bisnis itu. Tetapi sayang… mungkin karena dia sudah merasakan sukses dan menghasilkan banyak uang…dia bergabung lagi dengan bisnis baru yang menjual alat listrik, kemudian produk air kesehatan, kemudian 4 hari yang lalu dia cerita ada bisnis dollar…Sementara Kondisi saat ini  tidak jauh lebih baik daripada saat saya baru kenal pertama kali bahkan semakin terpuruk…(dia menjual mobilnya karena kondisi keuangannya menurun, dia bilang…bahwa bisnisnya sudah banyak saingan yang berat-berat)…Aneh bukan ?…padahal dia memiliki lebih dari satu bisnis yang sejenis dengan bisnis susu kesehatannya yang pernah mengantarkannya menjadi seorang jutawan…

Dari sepenggal kisah Alwi diatas dapat saya simpulkan bahwa Selain komitmen terhadap satu bisnis online, Anda juga perlu komitmen terhadap target Anda sendiri. Target yang jelas (Kesalahan no. 2) dan komitmen merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. Padahal seandainya saja teman saya Alwi hanya Fokus dalam bisnis susu kesehatan mungkin hari ini dia benar-benar menjadi milyader.

Sahabatku…Walaupun Kadang-kadang Anda akan merasa frustrasi dengan perkembangan bisnis online Anda, tapi selama tetap berkomitmen untuk mencapai target, Anda akan kembali bersemangat dan menemukan strategi-strategi baru untuk mencapai target Anda.

7. Anda tidak belajar untuk sukses dan mandiri.

Kemampuan apa saja yang Anda perlukan untuk sukses dalam bisnis online?
Atau lebih tepat, apa saja yang harus Anda lakukan?

Seringkali pelaku bisnis ini tidak mau belajar dan me-review bagaimana memberikan presentasi melalui sales letternya, apalagi training/memberikan bimbingan kepada membernya. Padahal presentasi dalam sales letter adalah nafas hidup bisnis online Anda. Bahkan pernah saya menerima email dari seorang member di Magelang mengeluh bahwa sales letter saya tidak pernah berubah, jadi banyak member yang sudah bosan membacanya.

Jelas bahwa reseller tersebut salah kaprah dalam menerima suatu presentasi sales letter yang ditujukan untuk CALON member, bukan untuk member yang sudah aktif.

Bagi seorang calon member presentasi sales letter, presentasi melalui follow up seperti apapun adalah BARU. Silahkan Anda kembangkan kreatifitas Anda dan belajar menjadi sponsor yang sukses dan mandiri.

Cukup sampai disini… Anda bisa menganalisa apakah Anda melakukan kesalahan-kesalahan klasik diatas?
Anda sebaiknya menyadari kesalahan mana yang Anda lakukan dan perbaiki kesalahan tersebut. Mulailah mengerjakan bisnis Anda seperti layaknya mereka yang sukses.

Dan yang terpenting jangan pernah merasa putus harapan dengan bisnis ini karena kesalahan di masa lampau.

Anthony Robbins selalu mengatakan "Sukses berasal dari tindakan benar, tindakan yang benar berasal dari pengalaman, pengalaman berasal dari suatu kesalahan."

Salam sejahtera dan Tetap Semangat !

One Comment on “Analisa 7 Masalah Kegagalan dalam Bisnis”

  • 6 Juni, 2010, 23:52

    BERMANFAAT, terima kasih !! Terus semangat!! dan sukses selalu!!

Leave a Comment